Jokowi : Mudik dan Pulang Kampung itu Beda

Penyataan Presiden Joko Widodo mengenai hal mudik dan pulang kampung itu berbeda menuai kontroversi warganet, melalui wawancara ekslusif mata najwa, Presiden Jokowi mengatakan bahwa perihal mudik, suatu saat presiden pasti akan melarang masyarakat untuk melakukan mudik, karena hal ini akan menimbulkan dampak penyebaran wabah virus covid-19 yang sedang melanda Indonesia.

Menurut Najwa Shihab, berdasarkan data Kemenhub hampir satu juta orang mencuri start mudik yang sudah tersebar ke berbagai daerah. Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi mengatakan jika hal tersebut bukan mudik melainkan Pulang Kampung.

Mendapat jawaban tersebut, Sontak najwa langsung melontarkan pertanyaan, Apa bedanya mudik dan pulang kampung ?. Menurut Jokowi, Mudik merupakan aktivitas yang dilakukan di hari lebarannya untuk merayakan Idul Fitri, sedangkan yang namanya pulang kampung adalah orang yang bekerja di Jakarta tetapi anak istrinya ada di kampung.

Namun, Najwa menganggap itu hanya perbedaan timming namun aktivitasnya sama, kembali melontarkan kalimat saktinya “Mereka pulang dan kemungkinan membawa virus kerumah, itu juga sama”.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi menegaskan untuk lebih detail dilapangan, lebih detail angka-angkanya,  “Coba lihat juga di lapangan, di Jakarta mereka menyewa ruang 3×3 dan 3×4, isinya 8 orang sampai 9 orang. Mereka di sini tidak bekerja, lebih berbahaya mana? Di sini, di dalam ruangan dihuni sembilan, delapan orang, atau pulang ke kampung tapi di sana juga sudah disiapkan isolasi dulu oleh desa, Saya kira semua desa sudah menyiapkan isolasi ini bagi yang pulang dari Jakarta, Lebih bahaya mana? Saya kira kita harus lihat lebih detil lapangannya, lebih detil angka-angkanya.” Tutur Jokowi.

Perlu diketahui sebelumnya, hingga berita ini diturunkan belum ada keputusan pelarangan untuk masyarakat melakukan mudik ataupun pulang kampung, namun menurut Jokowi, semua ada tahapannya “ASN dilarang mudik, TNI Polri dilarang mudik, BUMN juga dilarang mudik, Nanti pada satu titik kita juga akan larang masyarakat untuk juga sama tidak mudik”.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga