Cara yang Bisa Dilakukan Saat Kita Sedang Berada Pada Titik Terendah

0

Seringkali kita merasa galau dan kecewa ketika ada suatu kejadian buruk yang datang menimpa. Sedih karena menghadapi sesuatu yang melelahkan, menyebalkan, dan membuat hidup menjadi sangat penuh frustrasi.

Kenyataanya, merasa bahagia tiap hari itu menjadi sesuatu yang mustahil. Serius deh, pasti dalam hidup ada kalanya kita sedih dan berada pada titik terbawah. Serius! Omong kosong itu quote penuh tipu ala positive vibes yang bikin kita berpikir kalau hidup yang baik itu yang isinya hal-hal positif doang.

Nyatanya , kesedihan merupakan bagian dari hidup kita. Kita sudah terbiasa dalam hidup mengalami banyak kesedihan. Kita semua (hah, kita) tentu pernah merasakan kesedihan.

Yang bikin ngenes, ketika suatu saat kita mendapatkan kesedihan, kadang kita tidak tahu apa yang membuat kita sedih. Ya tiba-tiba jadi sedih gitu perasaannya.

Kita kemudian berpikir sangat keras, lalu muncul perasaan negatif yang kemudian muncul tindakan-tindakan rasional. Kita bahkan tak jarang menyakiti badan sendiri.

Titik inilah yang sering disebut beberapa orang sebagai titik terendah. Titik dimana dunia terasa jungkir balik, dimana dunia terasa seakan berat untuk dilalui.

Satu satunya perasaan yang kita miliki hanya gelisah, sedih, juga telah kehilangan energi dan motivasi.  Dan yang tidak semua orang tau, fase ini ternyata dilalui oleh banyak orang.

Meskipun penyebab kesedihannya beda-beda, tapi harus kita pahami, gak ada kesedihan yang tinggi atau besar. Semuanya terasa sedih kita rasakan.

Kalau kalian tahu dan sedang menjumpai ada teman yang lagi sedih, jangan ikut-ikutan ngebandingin dengan kesedihan yang sedang kalian alami. Cukup tunjukan empatimu saja, jangan balapan untuk menujukan kesedihanmu itu.

Lalu apa saja sih hal-hal yang perlu kita lakuin ketika sedang berada pada titik terendah? Berikut ini beberapa cara yang bisa kita lakukan saat berada pada titik terendah.

Melakukan Hibernasi

Bagi sebagian orang, tidur menjadi solusi pamungkas untuk menghilangkan semua masalah. Orang akan lebih tenang dalam menghadapi berbagai masalah jika mengistirahatkan diri tidur terlelap selama 8 jam.

Ya pas bangun gak langsung hilang sih. Tapi ya tak apa, biasanya setelah tidur dengan durasi yang lama masalah masalah yang mendera hidup jadi lebih enjoy dinikmati.

Nangis Sampai Tertidur

Sekuat-kuatnya kita, meskipun sangat gampang kita narik truk dengan gigi menirukan gaya limbat, tetap aja kalau lagi ada masalah kita bakalan nangis juga.

Kenapa kita akhirnya kalah dan menangis? Ya nangis ini respon otomatis dari mekanisme tubuh kita saat terluka. Dengan menangis kita akan melepaskan hormon-hormon pengurang stress, makannya dengan menangis, perasaan mumet kita akan hilang. Jadi saat kita berada pada titik terendah lebih baik tangisi saja.

Bagi kalian yang paling tak bisa untuk menangis, coba pancinglah dengan menonton film-film sedih seperti drama korea ataupun sinetron FTV yang menyakitkan. Mungkin saja bisa membuat air matamu akan berlinang membasahi pipi.

Menyendiri, Bertapa di Tempat yang Sunyi

Ketika berada pada titik terendah dalam hidup, kita tak segan untuk menghindari atau tidak berjumpa dengan orang lain. Alasannya simpel, dengan tidak bertemu itu, kita bisa lebih fokus terhadap penyembuhan diri.

Mencari Lelucon Menghibur

Bagi sebagian orang yang gemar menonton tayangan lucu, kalau orang-orang ini lagi pada titik terendah, hiburan agar bangkit kembali tentu saja dengan menonton konten-konten yang lucu.

Kalian bisa menemukan video lucu di Youtube. Atau kalau kuotanya lagi limit, tinggal follow saja akun-akun receh di Instagram yang bikin kita ketawa-tawa. Pokoknya carilah konten selucu-lucunya agar kalian lebih semangat lagi. Nah, gimana? Sudah tahukan beberapa cara yang bisa dilakukan saat kita sedang berada pada titik terendah harus ngapain?

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.