Jasa Epoxy Lantai

5 Fakta Unik Tentang Pemilihan Presiden Tahun 2019

1

Kontestasi pemilihan presiden Indonesia tahun 2019 mengulang sejarah baru. Jika sebelumnya tidak pernah ada dua capres yang bertarung, sejak tahun 2014 kini kita bisa melihat pertarungan sengit semacam itu.

Pemilihan presiden tahun 2019 sejatinya bentuk pengulangan di tahun 2014. Sebab ada banyak persamaan paslon, strategi kampanye, koalisi partai pendukung, dan visi misi yang dipaparkan kedua capres tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada pilpres 2014.

Kendati demikian, ada sejumlah fakta-fakta menarik seputar kontestasi pemilihan presiden 2019. Berikut iniย  fakta-fakta menarik tentang Pilpres 2019 yang berhasil di catat redaksi bukanrahasia.com.

Untuk Pertama Kalinya Nama Binatang Disematkan untuk Pendukung Masing-Masing Paslon

Dalam sejarah pemilihan presiden, baru pertama kalinya nama binatang dijadikan sebagai nama julukan untuk pendukung militan masing-masing capres. Kita mengenal sebutan kampret untuk pendukung Prabowo, sedangkan pada pendukung militan Jokowi dijuluki sebagai kecebong.

Uniknya, julukan binatang yang disematkan oleh kedua kubu ternyata menjadi kebanggaan pendukung masing-masing. Pihak pendukung Prabowo sangat senang mengaku dirinya dijuluki kampret, sedangkan pendukung Jokowi sangat senang mendapat julukan kecebong. Sungguh aneh bukan, padaa umumnya, orang akan marah jika dijuluki dengan nama binatang tertentu. Lha di pilpres 2019 orang yang mendapat julukan nama binatang malah senangnya bukan main.

Kedua Paslon Sama-Sama Menggunakan Jargon Kampanye yang Berhubungan dengan Sentimen Keagamaan

Baik pihak Jokowi maupun pihak Prabowo keduanya sama-sama menggunakan sentimen keagamaan untuk mendulang banyak suara kaum muslim. Pada kubu Jokowi, kubu ini sering memainkan jargon kampanye keagamaan dengan aktif mendatangi pesantren-pesantren tradisional yang ada di Indonesia.

Pada kunjungan terakhir, Jokowi mengunjungi tokoh agama KH. Maemun Zubair. Pihak Jokowi membuat semacam klaim, bahwa paslon ini sangat islami dengan meminta didoakan oleh KH. Maemun Zubair. Sementara dikubu Prabowo memanfaatkan momen demonstrasi alumni 212 untuk meraup masa Islam lebih banyak. Terakhir Prabowo membuat blunder, sebab doa Neno Warisman, dinilai banyak kalangan dianggap mengancam dan mendiskreditkan Tuhan.

Kedua Paslon Sama-Sama Sering Membuat Blunder-Blunder Kecil

Dalam ranah debat, dan pemaparan visi misi, baik Prabowo maupun Jokowi sama-sama melakukan blunder. Dari pihak Prabowo misalnya, capres dengan nomor urut dua ini kerap melakukan blunder dengan berbicara menggunakan data-data ngawur. Blunder terakhir Prabowo saat itu mengatakan bahwa luas Malaysia tidak lebih besar dari Jawa Tengah.

Sementara dari pihak Jokowi, capres nomor urut 1 ini juga tak kalah dalam melakukan blunder-blunder konyol. Capres Jokowi melakukan blunder dengan mengklaim beberapa proyek swasta yang diakui sebagai proyek nasional.

Dijuluki Sebagai Pemilu Capres Versi El Clasico

El Clasico adalah sebutan untuk pertandingan sengit antara Real Madrid versus Barcelona. Kedua club asal Spanyol itu selalu berseteru abadi. Nampaknya, perseturuan abadi ini disamakan dengan pertarungan capres Indonesia 2019.

Bagaiamanapun juga antara Jokowi dan Prabowo memang keduanya sudah lama bertarung sengit. Prabowo dan Jokowi sudah bertarung dari tahun 2014. Sebab keduanya bertarung kembali di tahun 2019 inilah yang membuat pertarungan kedua capres tersebut dijuluki sebagai El-Clasico.

Keduanya Sama-Sama Memproduksi Banyak Hoaks

Pihak pendukung Prabowo menciptakan banyak hoaks lewat tabloid Obor, sementara dari pihak Jokowi menciptakan banyak hoaks lewat tabloid Indonesia Barokah. Di ranah yang lebih gila lagi, muncul hoaks kalau Jokowi keturunan PKI. Sementara di pihak Prabowo juga muncul hoaks kalau Prabowo tidak punya alat kelamin. Keduanya sama-sama mendapat sasaran hoaks yang datang dari para lawan pendukungnya. Nah, Gimana? Menurut Anda mana dari 5 fakta pilpres Indonesia tahun 2019 ini yang paling unik ?. silahkan komen dan tinggalkan jejak ๐Ÿ™‚

1 Comment

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.