Inilah Beberapa Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari

0

Tanpa disadari atau tidak, tubuh kita sebetulnya bisa menjadi media komunikasi selain mulut. Bahasa tubuh yang ada pada tubuh kita bisa menyampaikan berbagai curahan emosi.

Mungkin berkomunikasi dengan mulut bisa saja lebih mudah dipahami daripada berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tubuh. Bahasa tubuh mampu mencurahkan segala gagasan yang ada pada pikiran.

Oleh karena itu kadang ada yang bilang kalau kita gayanya mirip perempuan walaupun cara bicaranya maco. Ternyata yang membuat kita di bully seperti itu karena gaya tubuh kita yang kelihatan “klemar-klemer”.

Nah, bagi kalian yang pernah mengalami kondisi semacam itu. Kalian harus melatih bahasa tubuh kalian, biar terlihat meyakinkan. Berikut bahasa tubuh yang harus kalian latih biar bisa meningkatkan branding diri.

Saat Sedang Berjalan Jangan Lihat ke Bawah.

Kalau jalan jangan lihat ke bawah, walaupun kadang kalau lihat ke bawah suka nemu uang jatuh. Cara berjalan yang menghadap ke bawah hanya akan membuat tubuh kalian terlihat pendek.

Cara berjalan dengan melihat ke bawah juga tak baik buat kesehatan, cara jalan seperti ini akan membuat kalian lebih cepat terkena penyakit skoliosis. Secara gaya bahasa tubuh, cara berjalan yang baik yaitu tegak lurus. Punggung sedikit di tarik ke belakang.

Sementara bagian lehernya tak boleh ditekuk. Bagian leher harus lurus hingga kepala. Untuk bagian kaki, berikan jarak satu kepalan tangan antara kaki kanan, dan kaki kiri. Sementara untuk wanita saat jalan, antara kaki kanan dan kiri harus rapat. Kaki keduanya tidak boleh merenggang.

Jangan Pernah Garuk-Garuk Kepala

Saat sedang bingung, atau tidak bisa menjawab pertanyaan dari teman, atau gebetan. Kalian jangan garuk-garuk kepala. Garuk-garuk kepala hanya akan membuat kalian tampak bodoh.

Garuk-garuk kepala adalah bentuk kalau kalian sedang kebingungan. Kebiasaan suka garuk-garuk kepala bisa dihilangkan jika kalian berlatih mengendalikan rasa kebingungan itu dengan mengalihkannya dengan berpikir sejenak. Pasti kebiasaan garuk-garuk kepala sedikit-demi sedikit bisa hilang.

Lakukanlah Flooding Smile Saat Bertemu Kawan.

Menurut Lex De Praxis, seorang pakar relationships yang sangat lihai dalam memberikan teori-teori komunikasi. Senyum yang paling bagus yaitu senyum gaya flooding smile. Senyum ini dibuat sangat mengalir, tidak ada kesan yang dibuat-dibuat.

Cara melakukan senyum gaya flooding smile yaitu jangan langsung memberi senyum kepada lawan bicaranya. Tapi berikan jeda selama 2 detik lamanya. Baru setelah 2 detik melakukan kontak mata dengan lawan, kalian sudah bisa melemparkan senyuman.

Cara senyum gaya seperti ini yaitu kedua bibir dibuka setipis mungkin. Lalu pelan-pelan tariklah kedua bibir tersebut ke arah samping kanan, dan samping kiri. Lakukanlah dengan perlahan saja, pasti senyuman kalian akan tampak lebih bermakna.

Saat Bicara Dengan Seseorang Perhatikanlah Kedua Kelopak Matanya.

Ketika sedang berbicara dengan seseorang secara empat mata. Maka lihatlah kelopak matanya.

Jika yang diajak bicara adalah seorang perempuan kalian harus jaga mata. Jangan “jlalatan” matanya melihat payudaranya dalam durasi yang lama. Nanti kalian malah dikiranya sebagai orang yang mesum.

Jangan Terlihat Panik

Agar terkesan berwibawa di hadapan lawan bicara. Maka kalian harus menampilkan sifat yang tenang. Saat sedang berbicara hindarilah gerakan-gerakan kecil yang bikin terlihat gelisah.

Beberapa gerakan yang terlihat gelisah yaitu seperti mengetukan jari di meja, menggoyangkan kedua kaki, menggaruk-garuk punggung, dan gerakan tang terlihat aneh lainya. Dengan demikian lawan bicara kalian, akan memiliki kesan yang bagus terhadap gaya bicaramu.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.