Cerita Horor, Teror Pocong Penunggu Pohon Palem

0

Pohon palem yang berada tak jauh dari SMP tempat saya mengajari anak less Bahasa. Sebetulnya tak terlihat menakutkan. Terlebih pohon palem sebagai pohon yang biasa digunakan untuk menghias jalanan di kota-kota begitu sedap dipandang mata. Coba bayangkan, apa sih yang bikin seram dari pohon palem yang daunya tak rimbun, dan gelap seperti pohon beringin itu.

Alih-alih timbul rasa takut ketika melihat pohon tersebut, kita malah akan dibuat gemes, ingin memanjat pohonya. Ya karena pohon palem itu memang terlihat indah dipandang mata.

Namun karena sekitar 6 bulan yang lalu ada orang yang kecelakaan, dan menabrak pohon palem tersebut hingga langsung meninggal di tempat. Cerita-cerita mistis penampakan mahkluk tak kasat mata itu, kini banyak menggelayuti telinga saya.


Mau tak mau saya harus mengubah persepsi saya tentang pohon palem yang terlihat lucu itu menjadi ikut-ikutan merasa merinding, ketika melihatnya. Apalagi banyak kabar beredar di masyarakat mengenai keangkeran pohon ini.

Saksi utama kejadian menyeramkan berkaitan dengan keangkeran pohon palem datang dari seseorang bernama, Slamet Diharjo. Slamet Diharjo bekerja sebagai satpam di sebuah gudang penyimpanan beras milik Dinas Pertanian yang tak jauh dari rumahnya. Mas Slamet begitu saya memanggilnya.

Biasanya sering sekali pulang larut malam, kira-kira jam 11 malam baru selesai dari aktivitas jaganya sebagai satpam. Nah setiap kali Mas Slamet pulang kerja, ia selalu melewati depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tempatku mengajar less dulu. Di samping sekolahan SMP terdapatlah pohon palem yang dikenal masyarakat luas sebagai pohon angker itu.

Singkat cerita Mas Slamet pulang kerja jam 11 malam. Saat Mas Slamet pulang kerja tengah malam. Mas Slamet mendapati pohon palem tumbang menghalangi jalan sempit di samping sekolahan SMP. Karena menghalangi jalan, Mas Slamet dengan sendirian mengangkat pohon tersebut untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Paginya, Mas Slamet pergi ke sawah melewati jalan yang semalam ia lewati. Mata mas Slamet kaget setengah modar manakala melihat pohon palem yang semalam ia temukan terpotong, kini bisa tegak berdiri lagi.

Mas Slamet keheranan, dan yakin bahwa apa yang ia jumpai ketika menemukan pohon itu sudah tumbang adalah kenyataan. Sejak saat itulah beberapa masyarakat mulai menghembuskan keangkeran pohon itu.



Banyak yang bilang bahwa pohon ini ada penunggunya, asumsi yang beredar. Penunggu pohon palem ini tak lain berasal dari remaja SMP yang enam bulan lalu tewas kecelakaan setelah menabrak pohon palem. Karena kematiannya tidak wajar, mungkin ada energi negatif yang membuat arwahnya gentayangan menakut-nakuti warga.

Mas Slamet bukan hanya satu-satunya yang menjadi korban teror dari mahluk halus penunggu pohon palem. Cerita teror juga datang dari Ibu Warsinah yang rumahnya persis di depan sekolahan SMP tempat saya dulu mengajar less.

Bu Warsinah yang malam itu lembur menjahit pesanan baju murid-muri baru. Dikagetkan dengan bayangan putih-putih sekelebat muncul di sekitar pohon palem. Karena tak jelas bayangan apakah yang ia lihat.

Bu Warsinah mengucek-ngucek matanya supaya lebih jelas. Kaget setengah mati. Ketika ia melihat pocong dengan jelas persis di depan cendela tempat ia menjahit yang langsung menghadap pohon palem.

Paginya, Pak Kasan yang merupakan suami dari Ibu Warsinah, menemukan Ibu Warsinah dalam keadaan tertidur di lantai. Takut terjadi apa-apa, Pak Kasan kemudian membangunkan Bu Warsinah. Beruntunglah ibu Warsinah bisa tersadarkan diri.

Setelah Bu Warsinah sadar, ia bercerita kepada suaminya, dan cerita itu pula kemudian menyebar ke warga-warga yang lain. Sejak itulah Bu Warsinah mengganti jendela kaca, digantikan dengan kayu, takut melihat penampakan sebelumnya. Saya sendiri sering melewati pohon tersebut ketika siang hari, tapi kalau malam hari ya nehi-nehi, nanti ketemu Mbak pocong lagi.

Search terms:

pocong, gambar pocong, cerita horor, Cerita pocong, TEROR POCONG

Leave A Reply