Tips Menghadapi Musim Penghujan – Bawa Bekal Ini Jika Tak Mau Celaka

0

Memasuki musim penghujan seperti ini, cukup memiliki kendala berarti ketika kamu hendak melakukan sejumlah aktivitas di luar rumah. Walaupun hujan bukanlah sesuatu yang membahayakan. Kendatipun demikian kamu patut menyadari bahwa dari hujan itulah kamu bisa terkena batunya. Lalu jatuh sakit panas dingin tak karu-karuan. Terutama jika saat itu pula kamu memaksakan diri nrobos hujan, lalu basah kuyup.

Oleh karena itu kamu perlu melakukan sejumlah persiapan mantap, manakala hendak keluar rumah. Tak masalah ribet sedikit. Yang penting dari persiapan ini kamu bisa lebih dapat mengantisipasi ketika hujan datang. Bahkan kamu bisa menghidarinya. Berikut beberapa cara tokcer berpergian dimusim penghujan dengan sukses.

Selalu Update Ramalan Cuaca

Sebelum merencanakan berpergian di musim penghujan. Ada kalanya kamu perlu membuka aplikasi ramalan cuaca. Aplikasi cuaca yang cukup akurat salah satunya yaitu accuwheter.

Ketika kamu membuka aplikasi ini dari smartphone mu, coba perhatikan daerah mana saja yang berpotensial turun hujan. Setelah tahu wilayah yang berpotensi terjadinya hujan lebat, sebaiknya kamu menghindari saja wilayah itu.


Cari rute lain yang sekiranya, lebih aman. Selain itu di aplikasi accuwheter juga terdapat penunjuk jam kapan hujan akan turun. Sebisa mungkin kamu menghindari jam-jam yang berpotensi hujan seperti yang sudah di ramalkan accuwheter. Bila perlu gantilah jam lain, yang sekiranya tidak berpotensi hujan.

Jangan Lupa Bawa Mantel

Bagaikan masak nasi goreng, tanpa garam. Selalu membawa mantel merupakan hal paling vital sebelum melakukan aktivitas berpergian keluar rumah. Kalau lupa bawa mantel sementara kamu terjebak hujan. Maka bersiap-siaplah menghadapi bencana nan maha dasyat berupa terkena guyuran air hujan.

Makanya sangat diperlukan sekali, memastikan mantel sudah ada ditas apa belum. Jika sudah. Tak perlu khawatir hujan datang mrnghadang. Tinggal pakai mantel yang kamu bawa saja beres. Namun kamu perlu memastikan, bahwa mantel yang kamu bawa itu tidak bolong. Alih-alih kamu bisa bebas terkena air hujan, justru tak sadar kamu sedang kehujanan.

Bawalah Selalu Plastik Kresek

Membawa plastik kresek di musim penghujan hukumnya adalah farduain. Karena plastik kresek hukumnya farduain untuk dibawa sebelum berpergian, maka kamu harus membawanya. Tak sah ibadah berpergianmu jika tak membawa plastik kresek misalnya. Jika di ibaratkan sedang ibadah betulan. Plastik kresek merupakan pakaian berupa mukena. Pokoknya wajib. Lha kenapa si saya ngotot mbela si mas kresek yang bunyinya kresek-kresek itu.

Jadi gini, plastik kresek ini nantinya akan digunakan untuk membungkus barang bawaan yang rawan rusak terkena air. Salah satu diantaranya sepatu. Percaya atau tidak, bagian sepatu ini sering sekali tak selamat dari guyuran air hujan walaupun sudah pakai mantel setebal kulit gajah sekalipun. Nah supaya sepatumu yang oke oce itu tidak basah, dan tetap dalam keadaan kering. Plastik kreseklah jawabanya.



Silahkan kamu bisa mencopot sepatumu ke dalam plastik kresek ketika hujan turun. Lalu ganti sepatu yang kamu kenakan itu dengan sandal. Beres deh permasalahan

Pakailah Baju yang Tebal

Musim penghujan biasanya memiliki suhu udara yang lebih rendah. Alih-alih kita mendapatkan hangatnya suasana mentari. Dimusim penghujan ini sebaliknya. Udara menjadi lebih dingin, kadangpula bisa membuat tubuhmu menggigil.

Nah, untuk melawan udara dingin seperti ini. Pakailah selalu baju yang berbahan tebal seperti kemeja wolf,  atau jaket kulit. Jika tak punya keduanya boleh pakai baju biasa, namun harus berlapis.

Hal ini bertujuan untuk menangkal udara dingin yang tiba-tiba datang pada saat hujan. Pakaian tebal ini akan menjaga suhu tubuhmu selalu dalam keadaan hangat, sehingga aktivitas berpergianmupun akan terasa nyaman.

Baca Juga : Ini, 7 Penyakit Yang Mengancam di Musim Penghujan

Leave A Reply