Berani Memulai Berbisnis Itu Hal yang Luar Biasa

0

Berbisnis bagi sebagian orang merupakan suatu hal yang sulit dilakukan. Takut akan kegagalan dan menelan pahitnya kerugian sudah menjadi momok tersendiri bagi seseorang yang merintis sebuah bisnis. Lalu, bagaimana cara agar bisnis menjadi hal yang menyenangkan dan menghasilkan keuntungan?

Sebagai mahasiswa, atau pelajar bisa mempunyai penghasilan sendiri tentu menjadi suatu hal yang sangat dibanggakan. Untuk memanfaatkan waktu agar tidak terbuang percuma, berbisnis merupakan solusi yang tepat. Selain mengisi waktu senggang, juga bisa menjadi ladang menambah uang saku untuk memenuhi kebutuhan kuliah tanpa harus banyak merepotkan orang tua.

Itulah yang dilakukan Siti Muflikhah, gadis cantik kelahiran Jogjakarta 20 tahun silam. Prodi Hukum Ekonomi Syariah menjadi pilihannya saat masuk di kampus tercintanya. Di usianya yang dibilang cukup muda, ia memiliki bisnis di bidang fashion yang penghasilannya dapat dikatakan lumayan untuk ukuran seorang mahasiswa. Mandiri, bisa menghasilkan uang sendiri, bisa membeli sesuatu dengan uang sendiri, belajar melatih otak bagaimana cara memecahkan masalah adalah motivasinya untuk berbisnis.


Dimulai sejak SD, Muf (begitu ia disapa), sudah diajarkan tentang bagaimana cara berbisnis oleh kedua orang tuannya. Hal ini membuatnya semakin cinta dengan dunia yang telah digeluti oleh keluarga sang ayah tersebut. Ibu yang mempunyai dasar seorang pendidik dan ayah yang merupakan pebisnis, adalah kombinasi yang tepat sebagai motivasi dirinya untuk tidak melupakan tugas utamanya menuntut ilmu di sela-sela hobinya berbisnis.

Ditemui di tengah-tengah kesibukkannya, dia bercerita, pada saat Sekolah Dasar ia sudah diajarkan untuk membawa barang dagangannya ke sekolah untuk dipasarkan kepada teman-teman, bahkan guru di sekolahnya. Hal itu berlanjut hingga ke tingkat SMP. Tak jarang, kantor guru pun menjadi lapak untuk memasarkan baju dagangannya. Memiliki saudara yang mempunyai usaha dibidang fashion, menjadi sarana bisnis Muf untuk membantu memasarkan dagangan saudarannya.

Memasuki gerbang kuliah, ia mulai mengambil barang dari pabrik dan juga memasarkannya secara online. Kecanggihan teknologi juga menjadikan bisnisnya menjadi mudah dalam hal pemasaran. Bahkan kini, ia sudah menerima pesanan dari luar pulau Jawa, seperti Kalimantan, Sumatra, hingga Papua. Kesenangannya dalam hal tulis-menulis juga membuat ia berpikir untuk membuat sebuah buku untuk nanti bisa diterbitkan.


Memiliki kios sendiri di wilayah Jogja untuk mengembangkan bisnis fasion yang telah digelutinya saat ini merupakan satu dari seribu impiannya. Menurut Muf, seseorang tidak harus memiliki cita-cita. Namun, seseorang wajib mempunyai seribu impian yang menjadi motivasi untuk lebih baik lagi. Ia juga berkeinginan untuk mendirikan panti asuhan untuk anak-anak kurang mampu yang tidak bisa bersekolah. Walaupun begitu, ia berprinsip bahwa kewajiban seorang perempuan dalam rumah tangga tetap menjadi prioritas utama.

Untung Adalah Hal yang Biasa

“Berani mati dalam perjuangan atau hidup dengan kebodohan” adalah motto hidup yang selalu dipegangnya. Dia berbagi tips bagi sahabat aksara yang ingin memulai berbisnis untuk tekun, ulet, sabar, pintar dalam menawarkan produk dagangannya, tidak malu, banyak bicara sebagai cara promosi, prihatin tidak memakai uang sembarangan (tidak boros), banyak sedekah dan berhusnuzan. Selalu mencoba dan tidak takut gagal juga merupakan kunci utama seorang pebisnis. Dalam prinsip berbisnis, mengalami rugi pun dianggap sebagai untung. Mengapa? Karena sebagai gantinya kita mendapat pengalaman sebagai keuntungan yang luar biasa yang tidak dapat diganti oleh materi. Lalu, tunggu apalagi? Ayo mulai berbisnis!

Leave A Reply