Inilah Teknik Minjam Uang tanpa Menghilangkan Gengsi

0

Di penghujung akhir bulan seperti bulan November ini menjadi momok menakutkan bagi para mahasiswa, ibu rumah tangga, guru maupun hanya sekedar kuli panggul. Lha gimana tak menakutkan coba, sudah uang semakin menipis, tapi kebutuhan pangan yang harus dibeli dengan uang, tak cukup untuk dipenuhi.

Akibatnya perut meronta-ronta untuk segera dicarikan makan, kopipun tidak ada, apalagi rokok yang hanya tinggal sebatang kara. Belum lagi untuk para mahasiswa yang butuh uang, untuk membiayai keperluan tugas-tugas kuliah seperti memfotokopi, beli buku, membayar seminar, dlsb.

Ditengah uang yang semakin menipis itu, sebetulnya dari awal kita bisa merencanakan keungan supaya lebih berhemat. Namun pada dasarnya saja kita lebih suka berhura-hura ketika masih mempunyai uang banyak, namun tak sadar uang habis begitu saja sebelum akhir bulan usai. Tapi ya apa boleh berkata, nasi sudah menjadi bubur.


Uangmu kini sudah habis, sementara perutmu keroncongan, mau tak mau kamu harus memberikan makan. Nah, solusi dari masalah yang cukup pelik ini yaitu dengan cara berutang. Yoi, berutang saudara.

Lha kok ngutang, malu dong saya. Supaya tidak malu dan terlihat cool walaupun kamu sedang berhutang, sebaiknya ikuti beberapa tips yang saya paparkan sebagai berikut.

Jangan Gengsi

Kebiasaan yang timbul sebelum pinjem duit ke orang lain yaitu munculnya gengsi, karena gengsi digedein. Biasanya akan muncul pertanyaan di otak “masa sih gue harus pinjem duit ke Mimin? Mau ditaruh di mana nih muka gue ?”

Jangan menaruh gengsi begitu, sobat ingat kalau saja terus-terusan gengsi, ada perut yang sedang dipertaruhkan. Tega kamu dengan cacing-cacing diperut, yang sudah meronta-ronta untuk segera diberikan makan.


Memahami Kepribadian Teman

Saat melakukan teknik pinjem duit model ini. Kamu harus memahami dulu sifat-sifat teman dekatmu, terutama yang akan kamu jadikan target untuk meminjam uang.

Cari orang yang memiliki sifat ngga-tegaan, dan dermawan. Atau cari teman yang sukanya tidur juga cocok direkomendasikan.

Misalnya saat dia tidur, kamu bisa merayap di tubuhnya terus mengambil uang yang ada di sakunya. Apah! Tak patut dilakukan keles, itu tindakan pencurian. Kamu ini manusia baik-baik, bukan si kancil yang suka mencuri.

Kesimpulanya sih, cari temanmu yang dapat memberikan pinjaman uang tanpa belibet, mengingat perut sudah dalam keadaan darurat. Dengan cara melakukan pemahaman sifat terhadap teman-temanmu. Kamu akan tahu teman mana yang potensian untuk membantumu meminjamkan uangnya.

Sok-sokan Beli Barang Mahal

Nah, trik ini cocok bagi para ngutangers yang masih memiliki gengsi tingkat tinggi saat mau pinjam duit. Meski terdapat sedikit penyedap kebohongan disana-sini. Tapi tak masalah lah, demi kebaikan perut sendiri yang sudah mau sekarat. Kita maklumi.




Untuk cara yang ketiga coba kamu berkunjung ke toko jam tangan untuk sekedar melihat-lihat saja. Carilah jam tangan yang paling mahal, dan mewah.  Lalu foto level harganya. Kirim foto tersebut ke teman-teman potensial yang sekiranya bisa memberimu pinjaman.

Bilang saja “bro saya mau beli jam tangan merek Rolex tapi duitnya kok kurang.” Yah, semacam ngeles berharap teman bisa memberikanmu sejumlah uang tambahan. Cerdik dikitlah, dari tangan turun ke perut.

Buat Status di Media Sosial

Mempengaruhi teman-teman supaya bersedia meminjamkan uangnya ke kamu itu tidak susah-susah amat sebetulnya, terutama jika kamu aktiv berselancar di media sosial. Caranya kamu buat saja status di medsos misalnya “Duit di kantong tinggal dua ribu gara-gara disumbangkan anak yatim nih, sementara belum beli makan.”

Tunggu beberapa saat, hingga ada yang mengomentari statusmu itu. Mereka yang merasa terkesan dengan amal baikmu kepada anak yatim, biasanya akan terkagum-kagum, dan memberikan uang kepadamu secara cuma-Cuma. Tapi kalau beruntung ya.

Leave A Reply