Gegerkan Dunia, Indonesia Membuat Bom Nuklir

0

Pada awal dekade 60-an atau tepatnya pada tangga 15 November 1964, Kepala Pusat Pengadaan Senjata Angkatan Darat, Brigjen Hartono mengumumkan bahwa Indonesia akan terlibat serius dalam pengembangan bom atom yang melibatkan setidaknya 200 ilmuwan.

Rencana dari Angkatan Darat ini kemudian mendapat respon panas dingin oleh negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Filipina.

Soekarno sepemikiran dengan Brigjen Hartono, dan mendukung penuh pembuatan bom nuklir tersebut “Sudah menjadi keputusan Tuhan YME, Indonesia akan segera memproduksi bom atom”, demikian cuitan Soekarno pada tanggal 24 Juli 1965, yang dikutip dalam Robert M. Cornejo pada“ buku Indonesian Nuclear Aspiration.

Cuitan Soekarno ini kemudian ditanggapi panas dingin oleh pihak Amerika Serikat, memang jika apa yang diucapnya benar. Soekarno yang sangat anti dengan kelanggengan kapitalisme di Amerika Serikat, bisa menjadi ancaman nyata para negara-negara Barat.


Walaupun tujuan Soekarno tidaklah untuk kepentingan perang. Namun hanya untuk kepentingan menjaga kedaulatan NKRI, dan stabilitas politik, tapi kemudian memunculkan kecurigaan di sana-sini.

Namun apa hendak dikata, ada semacam fatwa haram dunia internasional jika ada negara yang membuat bom atom. Uni Eropa dan sekutunya khawatir serta protes menekan pemerintahan Indonesia.

Tak kalah dengan Uni Eropa, Mehan Australia Shane Paltridge mengatakan, cuitan Hartono tidak boleh di sepelekan. Sementara Wakil Perdana Menteri untuk Malaysia Tun Abdul Razak, merasa ketar-ketir, dan segera memerintahkan agenya untuk menyelidiki dengan serius gerak-gerik langkah Indonesia itu.

Amerika Serikat kepanasan. lalu kemudian mengirim para CIA beserta diplomat-diplomatnya menuju ke Jakarta, untuk memulai penyelidikan serius.

Amerika Serikat lewat CIA kemudian mendapat hasil intaianya, bahwa kemampuan 200 ilmuwan yang dimiliki untuk pengembangan nuklir di Indonesia itu ecek-ecek, dan tidaklah mencukupi kemampuanya untuk membuat bom atom yang mampu menggetarkan dunia.


Oleh karenanya, CIA dan para intelijen dari negara-negara lain yang terlibat upaya memata-matai proyek yang begitu ambisius ini, kemudian menarik pengamatanya di Indonesia.

Mereka menganggap Soekarno hanya sedang melawak saja. Dengan tujuan untuk menakut-nakuti para musuh bebuyutanya

Meskipun terdapat keinginan yang begitu kuat, terutama dari pihak Menhan, dan pemerintahan Soekarno untuk menciptakan bom atom.

Bukan berarti Amerika Serikat kemudian memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia begitu saja. Amerika Serika tetap berkomitmen membantu mengembangkan, dan memberikan bantuannya kepada program kemajuan nuklir Indonesia.”

Hal ini dibuktikan terjadi kesepakatan perjanjian kedua belah pihak negara. Yang kemudian di ketok palu pada tanggal 19 September 1965. Perjanjian itu mencakup kesepakatan pengembangan nuklir untuk lima tahun ke depan.

Namun perjanjian kesepakatan pengembangan Nuklir hanyalah sebagai upaya untuk memandulkan militer Indonesia saja. Karena perjanjian tersebut memuat Sebuah revisi atas perjanjian yang dulu telah dibuat pada tahun 1960.


Dimana Indonesia harus memberikan izin supaya reaktor nuklirnya di awasi ketat oleh pihak IAEA.

Pengawasan ini setidaknya secara hitam dan putih termuat dalam sebuah perjanjian tersebut.

Pengawasan ketat ini tak lain bertujuan untuk mencegah supaya Indonesia yang begitu dikhawatirkan oleh negara-negara di dunia, tak mengubah uranium suplai sumbangan Amerika Serikat untuk digunakan sebagai bahan untuk membuat bom.

Namun apa hendak dikata, sebuah tragedi kudeta kemudian mengubur semua impian itu, prahara besar yang terjadi pada tahun 1965 mengubah semuanya.

Kekuasaan Sukarno terus melempem dan kemudian jatuh di tangan Soeharto.

Sementara Soeharto tak melanjutkan kembali proyek prestisius peninggalan Soekarano. Pemerintahan Soeharto ogah-ogahan untuk mengembangkan nuklir kembali.

Perjanjian nuklir bersama Amerika Serikat yang dimotori Indonesia digunakan dengan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan, energi, kelistrikan, dan pangan.

Search terms:

Apa yg terjadi jika ina membuat nuklir

Leave A Reply