Fenomena Tarian Masha Bengek yang Sedang Viral, Mau Tiru & Upload ?

0

Anak-anak memang memiliki kelucuan yang tidak bisa dilakukan oleh orang-orang dewasa untuk sekedar “mbanyol”. Masalah melucu, anak mempunyai kelebihan wajah polos yang dimata orang dewasa bikin gemes, dan ingin mencubitnya begitu saja. Meskipun kelakuan anak “kids jaman now” belakangan begitu mengkhawatirkan, maka tidaklah bijak, jika kita menyalahkan anak sepenuhnya begitu saja. Kendatipun anak-anak sering kali “mbandel” berbuat nakal kepada seseorang. Namun masih bisa kita temui anak-anak yang kreatif dan tak meresahkan. Buktinya anak yang satu ini

Pada tanggal 7 November lalu,  salah satu akun instagram bernama #lexapebrianti berhasil menggegerkan jagat maya setelah mengunggah video gokilnya ke Youtube dengan konten lipsync lagu “Pesenka Ikaka, dari soundtrack  film kartun Masha and The Bear. Jika diamati sekilas, memang bukanlah hal yang luar biasa ketika ada yang melakukan lipsync lagu itu.

Namun, apa yang di ekpresikan oleh gadis berusia sekitar 9 tahun itu bisa membuat para youtubers yang melihatnya tertawa kelojotan, terpingkal-pingkal. Karena bocah berusia 9 tahun ini mengiringi  lipsync nya dengan tarian yang bikin perut terasa sedang dikocok.


Jika kita amati caption yang tertera dalam akun youtube nya, saya menebak-nebak bahwa ungguhan bocah tersebut ke youtube, memang secara disengaja untuk mendapat kepopuleran. Buktinya bocah tersebut mencatut akun sebuah acara talkshow di Trans Tuju, Hitam Putih. Bagaikan mendapat durian runtuh, video yang diunggahnya itu langsung viral sekejap kurang dari 2 bulan. Mari kita ucapkan selamat, kepada generasi “kids jaman now” ini yang telah meyugukan panggung kelucuan yang cukup menggemaskan. Jika melihat unggahan sebelumnya tarian itu diberikan judul “Masha Bengek”.

Kendati bocah ini menggunakan peralatan sederhana dalam membuat video . Namun tidak menjadi hambatan video keluguan bocah ini, untuk membuatnya menjadi viral.  Video yang menampilkan durasi beberapa menit ini kemudian di juluki sebagai “Masha Bengek”.

Penamaan “Masha”  di inspirasi berdasarkan kartun populer asal negeri Rusia, Masha and The Bear. Sementara kata “bengek” merupakan lokal partikel dari bahasa Jawa yang artinya sesak nafas. Divideo tersebut bocah lugu ini memang melakukan lipsynch dengan gaya seperti sedang terkena penyakit asma. Ekspresi sesak nafas ini yang membuat ekpresi lipsynch nya menjadi lucu.


Sementara dalam salah satu komentar pemilik akun yang mengunggah video ini memberikan tutorial yang cukup gamblang, cara mempraktekan tarian ini. Yaitu dimulai dari memegang dada menggunakan kedua tangan, lalu mulai bernyanyi dengan ditambahi bunyi “ngik”, “ngik”. Sambil ditambahi dengan muka yang dijelek-jeleki. Berlaga bak pakar youtuber sukses, bocah itu memaparkan langkah-langkah tariannya, sembari disisipi bahasa Inggris yang saya sendiri tidak tahu dia mengerti artinya atau tidak. Semua yang melihat video tutorialnya saya jamin bisa tepuk  jidat berjamaah.

Baca Juga : Jasa Kontraktor & Aplikator Epoxy Lantai Dinding

Marsha Bengek Challenge

Meskipun mendapat komentar negatif disana-sini. Tidak menyurutkan langkah para Netizen yang ingin ikut-ikutan mencontoh tarian “Masha Bengek”. Setidaknya sudah ada seribuan lebih youtubers yang meng upload tarian yang sama , di chanel youtube yang lain.

Fenomena  kids jaman now yang memenuhi dunia anak-anak tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi. Teknologi gampangnya telah memvirusi generasi muda untuk menemukan suatu pengekspresian diri baru secara lebih cepat.


Jika zaman dahulu untuk mengekspresikan diri butuh perjuangan yang cukup sulit karena harus menembus proses casting televisi yang tidak mudah, sekarang hanya dengan membeli kuota saja, atau bahkan modal wifi gratisan bisa “ngacir” terkenal dengan sekejap. Jika videonya banyak dilihat orang di youtube.

Zaman memang sudah bergerak begitu cepat. Dan kita tidak dapat melepaskan para kids jaman now dari kecepatan kemajuan teknologi ini begitu saja, karena memang inilah zamanya bocah generasi sekarang. Yang perlu diperhatikan oleh para orang tua hanyalah mengarahkan supaya kemajuan teknologi ini digunakan anak dengan bijak.

Selagi tidak menabrak norma, dan tak merugikan masyarakat, sah-sah saja mengekspresikan kelucuan di youtube. Berikutnya, saya juga akan ikutan-ikutan melucu dengan mengenakan sempak diluar celana sambil salto seperti pada tokoh fiksi “Suparman”. Siapa tahu videoku langsung viral, lalu saya dijadikan duta persempakan oleh Kementerian Perdagangan. Senangkan.

Baca Juga : Beton Instan Betomix Solusi Beton Berkualitas Praktis Ramah Lingkungan

Search terms:

Tari bengekYutub

Leave A Reply