Tradisi Unik Pertarungan Ala Ksatria yang Dilakukan Oleh Suku-Suku di Indonesia

0

Bukanrahasia.com – Suku-suku di Indonesia tidak hanya memiliki hal-hal unik dalam kuliner saja, suku-suku Indonesia juga banyak menyimpan tradisi dan kebudayaan yang berkaitan dengan perang. Tradisi perang nya pun dilakukan layaknya seorang ksatria. Biasanya tradisi seperti ini dilakukan untuk keperluan ritual ataupun pertunjukan budaya. Tradisi ini sudah turun temurun dan tetap dijaga kelestariannya hingga saat ini.

Nah, buat anda para generasi negeri ini tentunya sangat penting mengetahui tradisi-tradisi tersebut, dan punya tanggung jawab untuk terus melestarikannya. Untuk itu, buat anda yang belum mengetahui, berikut kami bagikan informasi mengenai tradisi pertarungan ala ksatria tersebut

 

  1. Tradisi Pasola – Sumba
Tradisi Pasola

Source Image : Wikipedia

Tradisi pasola merupakan sebuah pertarungan yang dilakukan antara sekelompok penunggang kuda. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Sumba setiap tahunnya pada saat masa tanam. Beberapa kelompok akan melakukan pertarungan dengan saling melempar lembing kepada penunggang kuda dari kelompok lainnya. kemenangan bisa didapatkan jika semakin banyak kelompok lainnya yang mengalami jatuh ataupun terluka.

Makna dari tradisi ini bukan  tentang kemenangan atau kekalahan. Tradisi yang dilakukan ini hanya dianggap sebagai pengorbanan yang diberikan ke pada Tuhan. Jika terdapat darah yang menetes selama pertarungan, maka dapat diartikan bila pengorbanan diterima dan dalam jangka waktu setahun kedepan panen akan melimpah serta penduduk sekitar akan bebas dari penyakit dan bahaya yang mengancam.

 

  1. Tradisi Perang Pandan – Bali
Perang pandan

Source Image : Wikipedia

Tradisi ini memang sudah dikenal tidak hanya di Indonesia saja melainkan hingga ke mancanegara. Perang pandan atau dalam bahasa daerahnya disebut makre-kere merupakan sebuah tradisi yang dilakukan sekali dalam setahun di Desa Tengganan, Bali tepatnya pada bulan kelima pada penanggalan desa. Tradisi ini dilakukan dengan mengumpukan banyak pria di sebuah lapangan yang luas. Dengan diiringi gamelan khas Bali, kemudian dua orang pemuda maju dan melakukan pertarungan dengan menggunakan daun pandan duri sebagai senjata dan juga membawa sebuah tameng. Cara pertarungan dalam tradisi ini adalah dengan memukul atau menggosokkan pandan yang berduri tersebut pada tubuh lawan. Jika merasa sudah terdesak dan tidak dapat melanjutkan pertarungan, maka akan dinyatakan kalah. Tradisi ini sudah turun temurun dilakukan untuk menghormati Dewa Indra yang merupakan dewa perang dalam mitologi agama Hindu. Luka-luka yang diakibatkan dari pandan yang berduri ini akan disembuhkan dengan menggunakan ramuan khusus.

Baca Juga : Ritual Ikipalin, Tradisi Potong Jari ala Suku Dani, Papua

  1. Tradisi Sijagang Laleng Lipa – Bugis

Tradisi Sijagang Laleng Lipa – BugisTradisi ini dilakukan oleh suku Bugis untuk menyelesaikan permasalahan diantara kedua keluarga. Tradisi ini dapat dilakukan jika terdapat kedua keluarga yang sedang bermusuhan dan tidak ada musyawarah yang dapat dilakukan sehingga membutuhkan pertarungan ini untuk menyelesaikannya.

Kedua keluarga yang bersengketa akan mengirimkan satu anggota keluarganya untuk bertarung untuk saling mengadu kekuatan fisik dan senjata didalam sarung.  Namun tradisi ini seringkali memiliki hasil seri, yaitu bisa sama-sama hidup ataupun sebaliknya.

 

  1. Tradisi Peresean – Lombok
Tradisi Peresean – Lombok

Source Image : Wikipedia

Tradisi ini merupakan tradisi yang dilakukan suku Sasak di Lombok dan sudah dilakukan sejak puluhan tahun sebelumnya. Pada awalnya tradisi ini dilakukan untuk melatih ketangkasan para pemuda dalam melawan penjajah belanda yang sedang menjajah Lombok. Senjata yang digunakan adalah dengan menggunakan kayu menjalin panjang dan sebuah tameng. Meskipun saat ini tidak terdapat penjajah di tanah Lombok, namun tradisi ini tetap dilakukan untuk menyambut tamu atau wisatawan yang datang.

Sangat seru bukan? Tentunya kita patut berbangga di lahirkan dinegeri ini. Dimana, selain kaya akan kandungan alam dan segala pesonanya, juga kaya akan tradisi dan budaya yang sangat menarik.

Search terms:

orang jompo india, pertarungan kelompok, tradisi bertarung di nusantara, watak kesatria suku samburu

Leave A Reply