Cara Mendiagnosis Penyakit Melalui Lidah

0
+BukanRahasia.com – Selain sebagai indera perasa, lidak manusia adalah sebuah detektor untuk mendiagnosa penyakit sang pemilik lidah. Sejak jaman kuno, diagnosis penyakit melalui lidah sudah diterapkan oleh praktisi pengobatan di belahan dunia Barat maupun para Tabib dari Tiongkok. Dan hingga kini, Sistem diagnosa penyakit melalui lidah masih tetap diterapkan dokter-dokter modern untuk mendiagnosis sebuah penyakit, terbukti saat seorang dokter kerap meminta pasiennya untuk membuka mulut, menjulurkan lidah dan mengucap kata “Aaaa”.

Tujuannya adalah untuk mengamati warna dan tekstur lidah sehingga dokter dapat menyimpulkan penyebab dari penyakit yang diderita pasiennya. Berikut ini adalah kondisi lidah yang menunjukkan tentang kesehatan Anda:

  • Permukaan lidah halus dan pucat : Pertanda kekurangan zat besi atau vitamin B12, Pada umumnya lidah yang sehat sedikit bergelombang.
  • Lidah berwarna kehitaman atau lidah seolah berbulu : Kondisi ini bisa menjadi merupakan tanda infeksi jamur pada lidah.
  • Lidah berwarna putih : kemungkinan besar karena adanya infeksi jamur yang mengganggu. 
  • Lidah merah dengan sariawan : Kemungkinan sedang demam atau flu, dan sistem kekebalan tubuh bekerja di luar batas waktu.
  • Lidah bengkak dan agak besar : Kemungkinan besar karena kurang memproduksi hormon tiroid, yang membuat metabolisme menurun dan tak berenergi.
  • Lidah pecah-pecah, atau terdapat retakan dan lekukan pada permukaan ataupun sisi lidah :  Pertanda adanya gangguan autoimun, yaitu dimana sistem kekebalan tubuh yang salah mengidentifikasi, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi.
Original Content By : Bukan Rahasia

Search terms:

lidah halus, lidah pecah pecah, lidah pucat

Leave A Reply