Ini Tokoh Yang Menjadi Pemicu Timbulnya Perang Salib

142 views
+BukanRahasia.com – Andai kata satu orang tokoh ini tidak pernah lahir ke dunia, mungkin Perang salib tidak akan pernah terjadi. Dia adalah Paus Urbanus II, Tidak banyak orang yang ingat siapa itu Paus Urbanus II, dialah Paus yang menggerakkan Umat Nasrani berperang merebut kembali tanah suci dari orang-orang Muslim. Dari situlah bermula Perang Salib.
Image Source : Wikipedia
Paus Urbanus II lahir dengan nama Odo de Lagery sekitar tahun 1042 di dekat kota Chatillon-sur-Marne, Perancis. Dia berasal dari keluarga bangsawan Perancis dan memperoleh pendidikan yang baik. Semasa muda dia seorang pendeta di kota Rheims. Kemudian, naik setingkat demi setingkat, jadi bishop, lantas akhirnya terpilih jadi Paus pada tahun 1088.

Paus Urbanus II seorang Paus yang kuat, efektif dan politikus yang peka menghadapi keadaan yang menguntungkan. Tapi, bukan lantaran itu semua yang membuat namanya mencuat. Tindakan yang membuat ia dikenang sebagai tokoh pemicu terjadinya perang salib adalah kejadian tanggal 27 Nopember 1095. Dia memprakarsai dan menggerakkan suatu persidangan dewan gereja yang besar di kota Clermont, Perancis. Di didepan ribuan massa Urban ia berpidato didepan masa urban. Dalam pidatonya itu dia memprotes keras terhadap orang Seljuk Turki yang dianggapnya menduduki Tanah Suci, mengotori tempat-tempat keramat orang Nasrani dan mengganggu peziarah-peziarah Nasrani. Urban berseru kepada seluruh umat Nasrani bersatu gandeng-bergandeng tangan dalam sebuah “perang suci” untuk merebut kembali Tanah Suci orang Nasrani. Pidato yang menggugah hasrat-hasrat manusiawi yang lazim, dia memberi gambaran kebahagiaan bukan saja spiritual melainkan pula material. Dia tunjukkan dalam pidato yang hebat itu betapa Tanah Suci itu merupakan daerah subur dan kaya, jauh lebih subur dan kaya ketimbang negeri-negeri orang Nasrani di Eropa. Dan Paus Urban II menjamin barang siapa yang ikut Perang Salib ini akan terbebas dari hukuman balasan, akan terbebas dari dosa.

Pidato Urban yang begitu memikat mendapat sambutan meriah dan menggemparkan. Motif-motif kepentingan pribadi bergejolak dan mencari pintu pemenuhannya. Sebelum dia mengakhiri pidatonya, massa banyak berteriak, “Deus le Volt!” (Tuhan menghendakinya). Teriakan ini segera menjadi teriakan perang, para peserta Perang Salib. Dalam selang beberapa bulan, Perang Salib pertama pun meledak. Ledakan pertama ini diikuti dengan rentetan panjang perang suci (ada delapan perang besar dan banyak perang kecil lainnya) yang memakan waktu sekitar 200 tahunan. Urban sendiri wafat tahun 1099, dua minggu sesudah Perang Salib pertama berhasil merebut Darussalam. Tampaknya, berita itu belum sampai ke telinga Urban. Dia sudah tiada lebih dulu. (Sumber : Wikipedia, 100 Tokoh Paling Bersejarah)

Original Content By : Bukan Rahasia
DMCA.com Protection Status

Leave a reply