Ini, Khasiat Buah Pala Yang Multiguna

1
Hampir semua orang mengenal buah pala (Myristica Fragrans Houtt). Kita biasa menggunakan bijinya sebagai bumbu aromatik pada masakan. Selain melezatkan masakan pala ternyata memiliki beragam khasiat yang baik untuk kesehatan. Selain bijinya masih banyak bagian lain dari buah pala yang bisa dimakan, seperti kulit pala dan bunga pala (fuli). Biji pala sering ditambahkan untuk bumbu masakan daging, sup, maupun masakan bersantan agar terasa lebih harum dan Iezat dengan menambahkan sedikit bumbu pala. Sedangkan kulitnya banyak diolah sebagai manisan buah pala. selubung kulit ari dari biji pala yang berwarna merah, sering disebut fuli. Fuli ini banyak digunakan sebagai campuran minuman, jamu maupun pengharum kue dan masakan.

 

FISIOLOGI BUAH PALA

Buah pala berasal dari keluarga Myristicaceae. Pohon berkayu yang tingginya bisa mencapai 15 meter. Jika musim berbuah, pohon ini akan muncul bunga di setiap ujung rantingnya dan menjadi buah bergerombol berwarna hijau kekuningan. Daging buahnya tebal berwarna keputihan, buah ini berasa getir dan mengandung banyak getah. Buah pala diselimuti oleh fuli, berupa selaput tipis kemerahan yang menyelimuti biji pala. Ada tiga bagian dari buah pala yang bernilai ekonomis tinggi. Pertama daging buah yang berwarna keputihan. Daging buah pala dapat diolah menjadi manisan atau direbus dengan gula menjadi sirup pala yang terkenal lezat dan harum. Berikutnya adalah fuli, sebagian orang menyebutnya dengan bunga pala. fuli banyak digunakan sebagai bumbu masakan atau diekstrak sarinya menjadi bahan baku kosmetika dan parfum.Terakhir Bagian biji yang berwarna kecoklatan, pada bagian ini paling banyak dimanfaatkan. Dihaluskan menjadi beragam bumbu masak, parfum, kosmetik, minyak atsiri dan bahan pengawet.

 

CULINARY USE

Pala merupakan komoditas pertanian yang sangat penting. Pala juga termasuk produk ekspor andalan indonesia. Di dalam negeri biji pala dijual dalam bentuk kering, baik utuh maupun bubuk. Biji pala ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan maupun campuran ramuan obat tradisional. Kulit pala yang keras dan sepat ternyata sangat enak diolah menjadi bahan baku manisan dan sirup pala. sebagian orang juga mengolah kulit pala menjadi bahan selai dan dodol pala. produk sampingan pala yang tidak kalah pentingnya adalah fuli. Fuli lebih banyak digunakan di dalam industri parfum, kosmetik dan campuran olahan kue karena aroma wanginya yang sangat khas dan kuat.

 

KANDUNGAN KIMIA BERMANFAAT PADA BUAH PALA

Menurut Prof. Dr. Made Astawan, ahli Tekhnologi Pangan dan Gizi, tanaman pala dinamakan tanaman multiguna, maksudnya tanaman ini mengandung manfaat yang beraneka ragam. Untuk jamu, bumbu, campuran kosmetik, minyak wangi, untuk membuat makanan seperti manisan, selai, sirup dan lain sebagainya. Prof Made juga memaparkan jika di dalam kulit pala terkandung vitamin C, vitamin A, kalsium, dan fosfor yang dapat memperbaiki sistem pencernaan, menghilangkan kem-bung, serta meningkatkan nafsu makan. Sedangkan di dalam bijinya terdapat zat yang bersifat spasmolitik, yaitu zat yang menghilangkan kejang otot dan menenangkan. Karenanya, pala banyak dicampur sebagai ramuan obat tidur karena bisa menimbulkan rasa kantuk. Berdasarkan hasil riset penelitian yang dilakukan National Science and Technology Authority, dalam bukunya Guidebook on the proper use of medicinal plants. Buah pala mengandung senyawa-senyawa kimia yang bermanfaat untuk kesehatan Kulit dan daging buah pala misalnya, terkandung minyak atsiri dan zat samak. Sedangkan fuli atau bunga pala mengandung minyak atsiri, zat samak dan zat pati. Sedangkan dari bijinya sangat tinggi kandungan minyak atsiri, saponin, miristisin, elemisi, enzim lipase, pektin, lemonena dan asam oleanolat. Hampir semua bagian buah pala mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan, diantaranya dapat membantu mengobati masuk angin, insomnia (gangguan susah tidur), bersifat stomakik (memperlancar pencernaan dan meningkatkan selera makan), karminatif (memperlancar buang angin), antiemetik (mengatasi rasa mual mau muntah), nyeri haid, dan reumatik.

 

RAMUAN TRADISIONAL

Ramuan tradisional berikut dipercaya secara turun temurun dapat membantu meringankan beberapa ganguan kesehatan ringanDiantaranya :

 

Buah Pala Sebagai Obat Nyeri Haid.

Ambil 1/2 sdt pala halus, 2 cm kunyit, 6 butir ketumbar, 1 buah cengkeh dan satu gelas air. Campur semua bahan dan rebus dengan api kecil sampai airnya tinggal setengah. Saring dan minum selagi hangat.

 

Khasiat Buah Pala Sebagai Obat Insomnia (Sulit Tidur).

Campur 1 sdt biji pala, 1 gelas susu segar, 1 sdt madu, 1 sdt pala halus dan 1/2 sdt gula batu. Rebus susu sampai mendidih, angkat dan campur dengan pala, madu dan gula batu. Aduk, saring dan minum selagi hangat.

 

Buah pala halus untuk Mengatasi rasa mual dan muntah.

Seduh 1 sdt pala halus dengan 1/4 sdt garam halus dalam 1 gelas air hangat. Aduk rata dan minum selagi hangat beserta ampasnya.

 

Khasiat Pala Untuk Obat Maag, Masuk Angin dan Cegukan.

Siapkan 100 ml air hangat, Campur dengan 1 sdt pala halus dan 2 sdt bubuk buah pisang batu. Minum beserta ampas selagi hangat.

 

Buah pala halus untuk mengobati Suara Parau.

Campur 2 sdm pala Halus dengan 2 sdm jahe parut, 1 sdt cengkeh halus dan 3 tetes minyak kayu pu-tih. Campur semua bahan sampai terbentuk adonan menyerupai pasta. Oleskan pada leher seperti memakai masker, biarkan meresap selama 3 jam.

 

Khasiat pala sebagai obat Reumatik.

Bagi penderita rematik, mandilah dengan sabun pala secara teratur dan gosok pada bagian yang sakit dengan balsam pala. Kedua bahan ini dapat diperoleh di apotik atau toko obat.
Original Content By : Bukan Rahasia

Search terms:

getah buah pala, getah pala, kulit ari pala untuk masakan apa

1 Comment

Leave A Reply